APT Pranoto Ditutup Sementara untuk 2 Hari, Mantan Ketua Komisi III DPRD Kaltim Beri Komentar

APT Pranoto Ditutup Sementara untuk 2 Hari, Mantan Ketua Komisi III DPRD Kaltim Beri Komentar
APT Pranoto Ditutup Sementara untuk 2 Hari, Mantan Ketua Komisi III DPRD Kaltim Beri Komentar
RUBRIK.ID, SAMARINDA - Adanya retakan dan lendutan di taxiwat bandara APT Pranoto Sei Siring Samarinda, membuat pihak UPBU APT Pranoto ajukan penutupan sementara bandara.\n\nPenutupan sementara bandara itu dilakukan sejak Minggu dan berakhir pada Selasa (8/10/2019) esok hari tepatnya pukul 07.00 WITA.\n\nDari informasi yang dihimpun diketahui ditemukan 7 titik redakan/ lendutan di taxiway tersebut.\n\nHingga Senin (9/10/2019), proses perbaikan di bandara ibukota Kaltim masih terus dilakukan.\n\nAnggota DPRD Kaltim, Agus Suwandy yang pernah menjabat Ketua Komisi III Samarinda juga beri komentar saat dikonfirmasi, Senin (7/10/2019).\n\nIa sampaikan bahwa sejak awal pembahasan APBD Kaltim 2019, dirinya sudah pernah meminta agar pemerintah bisa menganggarkan untuk porsi perbaikan di APT Pranoto itu.\n\n"Sejak pembahasan APBD Kaltim 2019 saya sudah minta untuk dianggarkan penguatan runway maupu  taxiway di APT Pranoto. Ini karena saya tidak yakin dengan APBN akan memberikan anggaran karena sisi itu belum kita serahkan. Ternyata pemerintah tidak mau begitu," ucap Agus Suwandy.\n\n[caption id="attachment_8074" align="alignnone" width="1000"] Logo DPRD Kaltim[/caption]\n\nPermintaan untuk penganggaran untuk runway dan taxiway itu disebutnya juga karena beberapa faktor.\n\n"Kan karena frekuensi penerbangan yang begitu banyak sehingga kemampuan runway maupun taxiway tidak mampu menahan. Sesuai kajian teknis dengan frekuensi sekarang  dan akan datang ranway harus di overlay sekitar 21 cm termasuk taxiwaynya," katanya.\n\nDikatakannya lagi, ia juga sebenarnya malu jika APT Pranoto harus ditutup dan dibuka akibat peroslan ini.\n\n"Nanti ada anggapan kita tak bisa kerja, ternyata sampai sekarang APBN tidak siap juga, Ini objek vital yg harus kita perhatikan betul-betul, Pasalnya, menyangkut pelayanan dan keselamatan penumpang, malu sekali kita dengan masyarakat dan kami mohon maaf atas kesalahan ini," ucapnya. (*)