Apri Gunawan Dorong Pasar Tradisional Bersaing Dengan Pasar Modern

Apri Gunawan Dorong Pasar Tradisional Bersaing Dengan Pasar Modern
Apri Gunawan Dorong Pasar Tradisional Bersaing Dengan Pasar Modern
RUBRIK.ID, SAMARINDA - Apri Gunawan, tokoh muda yang akan maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Samarinda 2020 meyakini pasar rakyat atau pasar tradisional memiliki potensi untuk bersainf dengan pasar - pasar modern.\n\nHal ini dikatakannya saat menjadi narasumber diskusi dalam rangka launching Cafe Titik Kumpul di Jalan MT.Haryono Samarinda, Minggu (10/11/2019).\n\nApri menegaskan bahwa pasar tradisional bisa bersaing dengan pelaku bisnis lain baik dari segi modal maupun dari segi pelayanan.\n\n"Kami ingin mereka (pasar tradisional) dapat tumbuh setara dengan pelaku bisnis yang sejenis,"ungkap Apri Gunawan.\n\nTokoh muda yang berlatar pengusaha tersebut mengatakan harus ada perhatian kepada para pelaku pasar tradisional.\n\n"Karena kalau tidak diperhatikan saya yakin mereka akan tergerus, yang terburuk ya menghilang dalam persaingan,"lanjutnya.\n\nTak lupa Apri juga mengingatkan peran pemerintah dalam mendorong dan memajukan pasar tradisional sehingga dapat terus eksis dan dapat terus bersainf dengan usaha - usaha makro.\n\n"Peran pemerintah juga sangat dibutuhkan dalam hal ini. Pemerintah harus mendorong bagaimana pelaku pasar tradisional bisa mempertahnkan kualitas baik kualitas produk maupun kualitas pelayanannya,"pungkasnya.\n\nBersamaa, narasumber lainnya dalam diskusi, Hendro mengatakan peluang bisnis hari ini tidak hanya soal modal namun lebih tentang kepercayaan dan relasi.\n\n"Memang usaha perlu modal, namun sekarang usaha tidak selalu tentang modal tapi kepercayaan dan relasi. Jadi jangan khawatir. Saya melihat peluang di Kaltim ini besar,"jelasnya.\n\nHendro juga sempat memberikan pujian kepada Apri Gunawan terkait ide dan gagasannya mengenai pasar tradisional di Kaltim khususnya Samarinda.\n\n"Saya salut dengan adinda Apri ini, karena baru kali ini saya melihat ada calon yang akan maju dalam Pilkada sangat memperhatikan umkm dan pasar tradisional,"tutupnya. (*)