Angka Kelaparan di Korea Utara Meningkat, Rakyat Disuruh Makan Reptil

Upaya mengatasi masalah kelaparan akibat kekurangan pangan, pemerintah Korea Utara menyerukan rakyatnya memakan terrapin - reptil sejenis kura-kura dengan habitat dua alam.

Angka Kelaparan di Korea Utara Meningkat, Rakyat Disuruh Makan Reptil
Kim Jong Un/ grid.id

RUBRIK.ID - Berita Mancanegara yang dikutip RUBRIK.ID tentang rakyat Korea Utara yang disuruh makan reptil.

Upaya mengatasi masalah kelaparan akibat kekurangan pangan, pemerintah Korea Utara menyerukan rakyatnya memakan terrapin - reptil sejenis kura-kura dengan habitat dua alam.

Mengutip TheSun, terrapin menjadi santapan menyusul meningkatnya angka kelaparan dalam kemiskinan, akibat pandemi virus corona baru (Covid-19).

Sejak diserang wabah virus corona baru itu, Korut memutuskan untuk memperketat perbatasannya, sehingga pasokan makanan dari luar terhenti.

Kebutuhan sehari-hari yang terbatas seperti minyak goreng, tepung dan beras.

Sejatinya, kemiskinan memang sudah menjadi rahasia umum terkait kondisi rakyat di negara komunis tersebut.

Menurut pelapor PBB, lebih dari 40 persen warga Korea Utara sudah mengalami krisis makanan sebelum pandemi Covid-19.

Banyak dari mereka menderita kekurangan gizi, dan pertumbuhannya terhambat.

Kemelaratan itu sudah berjalan bertahun-tahun imbas politik negara dan sanksi PBB.

Dan meningkat ketika pandemi hadir.

Banyak dari mereka menderita kekurangan gizi, dan pertumbuhannya terhambat.

Kemelaratan itu sudah berjalan bertahun-tahun imbas politik negara dan sanksi PBB.

Dan meningkat ketika pandemi hadir.

"Sejak dulu, terrapin telah digunakan dalam membuat masakan haute karena rasanya yang enak dan komponen nutrisi yang berlimpah," tulis seruan tersebut.

"Ini memiliki berbagai komponen nutrisi penting termasuk protein, asam amino esensial dan vitamin yang berkhasiat untuk menyembuhkan hepatitis, hipertensi dan penyakit lainnya."

"Darah, karapas, dan tulangnya banyak digunakan sebagai bahan obat Koryo."

"Sejak dulu, terrapin telah digunakan dalam membuat masakan haute karena rasanya yang enak dan komponen nutrisi yang berlimpah," tulis seruan tersebut.

"Ini memiliki berbagai komponen nutrisi penting termasuk protein, asam amino esensial dan vitamin yang berkhasiat untuk menyembuhkan hepatitis, hipertensi dan penyakit lainnya."

"Darah, karapas, dan tulangnya banyak digunakan sebagai bahan obat Koryo."

Pada 2016, sanksi-sanksi PBB yang diberlakukan telah menghalangi hampir semua rute perdagangannya selain dari dan dengan Tiongkok.

Sebelum pandemi Covid-19, perdagangan Tiongkok dengan Korea Utara menyumbang 95 persen, dari semua perdagangan global dengan negara itu.

Kim Jong-un juga tidak baru ini saja menyerukan ke rakyatnya yang miskin memakan terrapin, sebelumnya ia menavigasi melewati krisis dengan menyarankan berburu pheasanta dan mengondisikan meminum teh pelangsing yang berefek kenyang tinggi. (*)

Artikel ini telah tayang di JPNN.com dengan judul "Kelaparan dan Melarat, Rakyat Disuruh Makan Reptil"