Alat Tes Swab Belum Tiba di RS Rujukan Penanganan Covid-19, Hasanuddin Mas'ud: Apa Masalahnya? 

Alat Tes Swab Belum Tiba di RS Rujukan Penanganan Covid-19, Hasanuddin Mas'ud: Apa Masalahnya? 
RUBRIK.ID, SAMARINDA - Belum tibanya alat polymerase chain reaction (PCR) atau alat tes swab di rumah sakit rujukan penanganan pasien Covid-19, membuat Ketua Panitia Khusus (Pansus) Penanganan Covid-19, Hasanuddin Mas'ud beri respon.\n\nHasanuddin Mas'ud yang juga menjabat sebagai ketua Komisi III DPRD Kaltim itu menganggap, Pemprov Kaltim selaku gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, sangat lamban dalam menyikapi persoalan tersebut.\n\n"Mereka (Pemprov) dapat kabar bahwa rumah sakit belum punya PCR. Cuman itu masalah dari 2 bulan lalu tapi sampai sekarang belum datang-datang. Sampai kapan itu datang, masalahnya apa sih," ucap Hasan--sapaan Hasanuddin Mas'ud, saat dihubungi awak media via telepon WhatsApp, Kamis (30/4/2020).\n\nTerkait alat tes swab atau PCR, kata Hasan, RS Pertamina telah memiliki alat tersebut, yang diperoleh dari bantuan menteri BUMN. Namun rumah sakit swasta itu masih terkendala dengan biaya operasional alat.\n\n"Maksud saya pemprov ini loh selaku pelaksanaan gugus tugas bekerja sama pasti jadi itu, ngapain nunggu lagi dari Surabaya. Apalagi sekarang mau dilaksanakan PSBB, pesawatnya susah, itu loh yang di-follow up," katanya.\n\nSedangkan anggaran percepatan penanganan Covid-19 sebesar Rp 388 miliar telah disahkan DPRD Kaltim sejak awal Maret 2020.\n\n"Padahal kita menyetujui Rp 388 miliar itu di bulan Maret gak dipergunakan juga duitnya. Sekarang minta lagi naik jadi Rp 500 miliar, belum juga digunakan. Saya juga gak tahu uangnya ke mana, bagaimana kita monitor," ujarnya. (advertorial) \n\n\n\n \n\n