Akibat Pandemi Covid-19, Komisi II DPRD Kaltim Sebut Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Turun hingga 3,63 Persen

Disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang, mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI) perekonomian Kaltim hanya tumbuh 1,27 persen pada triwulan pertama tahun ini. 

Akibat Pandemi Covid-19, Komisi II DPRD Kaltim Sebut Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Turun hingga 3,63 Persen
Veridiana Huraq Wang, Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Selasa (23/6/2020)/Rubrik.id

RUBRIK.ID, SAMARINDA - Trend pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami penurunan sangat drastis dibandingkan periode sebelumnya pada triwulan yang sama.

Disebabkan, pandemi covid-19 yang menjadi momok beberapa bulan terakhir.

Disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang, mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI) perekonomian Kaltim hanya tumbuh 1,27 persen pada triwulan pertama tahun ini. 

"Menurun drastis jika dibandingkan triwulan pertama tahun lalu yang mana pertumbuhan ekonomi Kaltim mencapai 4,90 persen," bebernya usai melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kaltim dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kondisi pertumbuhan ekonomi di Kaltim sangat mengkhawatirkan. Untuk itu, Politisi PDI Perjuangan ini mendorong agar Pemprov Kaltim segera mengambil langkah-langkah strategis, terutama untuk mengantisipasi keadaan-keadaan terburuk seperti saat ini.

"Harus ada langkah strategis dari Pemprov Kaltim untuk mencari sumber PAD. Tidak bisa hanya dari sektor sumber daya alam saja," ujarnya.

Untuk diketahui, pada RDP tersebut turut Turut hadir seluruh Anggota Komisi II DPRD Kaltim.

Sementara dari pihak BI hadir Kepala BI Perwakilan Kaltim Tutuk SH Cahyono beserta jajarannya, serta Kepala BPS Kaltim Anggoro Dwitjahyono bersama jajarannya. (advertorial)