Abdullah Sani Tak Difungsikan Jadi Sekda Definitif, Mendagri Beri Teguran ke Gubernur Kaltim

Abdullah Sani Tak Difungsikan Jadi Sekda Definitif, Mendagri Beri Teguran ke Gubernur Kaltim
Abdullah Sani Tak Difungsikan Jadi Sekda Definitif, Mendagri Beri Teguran ke Gubernur Kaltim
RUBRIK.ID - Sejak dilantik Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Jakarta pada 16 Juli 2019 lalu, hingga kini nama Abdullah Sani belum juga difungsikan oleh Gubernur Kaltim Isran Noor sebagai Sekda Kaltim definitif.\n\nHal itu pun membuat Mendagri berikan surat teguran kepada mantan Bupati Kutim tersebut.\n\nDalam surat yang tim redaksi terima pada Selasa (13/8/2019), tercantum tanda tangan Mendagri Tjahjo Kumolo di bagian bawah surat.\n\nSurat tercantum dibuat pada 9 Agustus 2019 dan ditujukan langsung untuk Gubernur Kalimantan Timur. Sifatnya 'Segera' dan ada pula redaksi 'Teguran' dalam surat tersebut.\n\nAdapun nomor surat yang tertera adalah 821/7672/SJ.\n\nDalam surat ada 7 poin yang disampaikan oleh Mendagri untuk Isran Noor itu. Poin paling penting tercantum di poin ke enam, dimana Isran diminta untuk memfungsikan Sekda sebagai Sekretaris Daerah.\n\nSelain itu juga disebutkan bahwa pelaksanaan tugas yang secara atribut merupakan kewenangan Sekda tidak dapat dilakukan oleh pejabat lain kecuali Sekda berhalangan.\n\nSurat dari Kemendagri juga sampaikan bahwa keputusan/ tindakan dalam lingkup Sekretaris Daerah dinyatakan tidak sah apabila dibuat oleh Pejabat selain Sekda yang akan berimplikasi pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan.\n\nDiksi.co kemudian lakukan konfirmasi kepada Humas untuk mengetahui kebenaran surat tersebut. Dari informasi yang dikumpulkan, terinformasi bahwa surat yang ditujukan kepada Gubernur, akan langsung masuk ke meja Isran Noor tanpa melalui Humas terlebih dahulu.\n\nLebih lanjut, Diksi kemudian konfirmasi kepada Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Bahtiar.\n\nMelalui pesan WhatssApp, Bahtiar membenarkan surat tersebut. Tim redaksi lebih dahulu mengirimkan PDF surat kepada Bahtiar, untuk kemudian ia verifikasi kepada Ditjen Otda yang mengurusi hal tersebut.\n\n"Informasi dari Ditjen Otda. Benar," tulisnya. (tim redaksi Diksi)