Jelang Idul Adha, Jukir Liar dan Lapak Dadakan Jadi Sasaran Dishub dan Polres Samarinda

Jelang Idul Adha, Jukir Liar dan Lapak Dadakan Jadi Sasaran Dishub dan Polres Samarinda
Jelang Idul Adha, Jukir Liar dan Lapak Dadakan Jadi Sasaran Dishub dan Polres Samarinda
RUBRIK.id SAMARINDA - Jelang idul Adha 1440H 11 Agustus 2019 mendatang, kita pasti akan temukan pasar dadakan di ruas-ruas jalan kota yang dipenuhi para pedagang khususnya pedangang hewan qurban.\n\nSebagai antisipasi terganggunya kelancaran aktivitas masyarakat, Dinas Perhubungan Kota Samarinda bekerjasama dengan Polisi Lalulintas Kota Samarinda, akan menyisir kawasan yang berpotensi menjadi lahan parkir liar dan beberala ruas jalan yang digunakan sebagai lokasi penyembelihan hewan kurban.\n\nSaat di konfirmasi RUBRIK.id perihan proses pengamanan jelang Hari Raya Idul Adha mendatang, Kepala Dishub Kota Samarinda menyampaikan bahwa pihaknya akan turut menbantu Kepolisian untuk memastikan kelancaran dan Kenyamanan warga Samarinda.\n\n"Kami Dishub Kota Samarinda akan membantu pihak Kepolisian dalam mengatur arus lalu lintas yang rawan terjadinya kemacetan, apalagi disuasana Idhul Adha 1440 H," ucap Kepala Dishub Kota Samarinda Ismansyah selaku bidang lalu lintas jalan melalui kasi perparkiran kota samarinda Zulsam Khaidier, Minggu (4/8/2019).\n\nSelain itu, sebagai antisipasi disalah gunakannya ruas jalan baik sebagai temapat berjualan ataupun penyembelihan Hewan Qurban yang biasanya dilakukan beberapa oknum Panitia Qurban, Pihaknya memberikan himbauan agar Panitia Qurban mengajukan surat pemberitahuan baik Kepada Kepolisian ataupun Dishub sendiri.\n\n"Proses penyembelihan hewan kurban, ada yang dilakukan dijalan biasanya. Karena panitia ingin memanfaatkan lokasi yang luas untuk menyembelih kurban. Dengan begitu bagi setiap panitia kurban, harus memberitahukan ke kepolisian maupun Dishub, jika memakai jalan raya sebagai lokasi penyembelihan," imbaunya.\n\nTak hanya itu, Ia juga menghimbau Agar Masyarakat memberikan Laporan saat menemukan Praktek Jukir Liar yang biasanya memanfaatkan momentum saat dekat hari besar seperti saat ini yang berpotensi mengganggu kenyamanan.\n\n"Sejumlah lokasi pertokoan, yang biasanya saat Idhul Adha dipadati pengunjung, tentunya memancing tukang parkir dadakan. Bila sampai benar terjadi, nanti akan kami awasi, dan bila ada tukang parkir yang memaksa dan mematok tarif melebihi standarnya, maka akan kami laporkan ke kepolisian karena itu pungli (pungutan liar) bahkan terindikasi adanya aksi premanisme," Tangkasnya.