Kisah, Om Kumis Warga Pinrang, Selamat Dari Serangan KKB di Papua

by

RUBRIK.ID, PINRANG, — Selain Abbas warga Pinrang Sulawesi Selatan yang menjadi korban KKB pada serangan pada 30 September sekitar jam 4 sore, ada juga Rizal yang dikenal dengan sebutan Om Kumis, ia juga menjadi korban, namun ia berhasil selamat.

 

” Saat itu kami sedang mengerjakan perbaikan jalan, tiba-tiba suara tembakan, pada tembakan pertama tidak ada yang kena. Tembakan bertama kami kira hanya tembakan peringatan agar kami berhenti bekerja. Namun beberapa saat terjadi tembakan susulan, 14 pekerja langsung bersembunyi dan ada yang lari.” Kata Rizal, Selasa (03/10/2022).

 

” Letusan pertama dan kedua belum ada pekerja yang terkena, namun pada tembakan ketiga, teman kami Ruslan yang kena tembakan. ” Kata Rizal

 

Saat melihat pekerja ada yang tertembak, Rizal melompat dan sembunyi dibalik pohon besar, saat itu brondongan peluru mulai menggila.

 

 

” Kami yang selamat lari ke arah kampung tetapi sudah malam jadi, kita sembunyi ke hutan selamatkan diri sambil istirahat, saat itu saya tiga orang. ” Terang Om Kumis alias Rizal

 

Dalam persembunyian salah satu teman om Kumis, yang mengalami batuk, karena takut kedengaran ia menggali tanah dan batuk didalamnya.

 

Selain Rizal, ada juga Armin yang juga warga Pinrang, Sulawesi Selatan. Kata Rizal pekerjaan jalan di Papua sangat butuh pendampingan oleh TNI/Polri.

 

Sementara itu, Pemerintah kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, telah melakukan pemakaman kepada kedua warga Pinrang, yang menjadi korban Teroris Papua. Kedua korban meninggal yakni, Abbas dan Armin, sementara korban selamat Rizal dan Ruslan.

 

” Pemerintah kabupaten Pinrang telah melakukan pemakaman kepada kedua korban. Sementara itu pak Bupati Pinrang, Irwan Hamid secara pribadi juga mengirim uang duka kepada kedua korban meninggal,” kata Staf ahli bidan Pemerintahan, Kabupaten Pinrang, Fakhrullah. (R3)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.