20 Negara Dilarang Masuk ke Arab Saudi Termaksud Indonesia, Ini Alasannya

Merujuk keputusan Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi sebelumnya telah mengumumkan untuk menangguhkan masuknya warga negara asing dari 20 negara ke dalam wilayah Kerajaan Saudi.

20 Negara Dilarang Masuk ke Arab Saudi Termaksud Indonesia, Ini Alasannya
Negara Arab Saudi/liputan6.com

RUBRIK.ID - Berita Mancanegara yang dikutip RUBRIK.ID tentang Maskapai Saudi Arabian Airlines bakal membuka kembali penerbangan internasional.

Arab Saudi akan membuka penerbangan internasional mulai 17 Mei mendatang, terkait pembatasan pandemi Covid-19.

Meski demikian, Saudi tetap menerapkan larangan masuk bagi Indonesia bersama 19 negara lainnya.

Dikutip dari Arab News, Kamis (22/4/2021), keputusan itu merupakan balasan maskapai Arab Saudi terhadap pertanyaan netizen soal apakah penangguhan perjalanan akan dicabut untuk semua negara lewat Twitter.

"Penangguhan seluruh penerbangan internasional akan dicabut mulai Senin, 17 Mei, pukul 01.00 waktu setempat," begitulah cuitan Saudi Arabian Airlines.

"Tapi, tidak berlaku untuk negara-negara yang diputuskan untuk menangguhkan perjalanan dari dan ke negara itu akibat wabah virus Corona," begitu lanjutannya.

Merujuk keputusan Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi sebelumnya telah mengumumkan untuk menangguhkan masuknya warga negara asing dari 20 negara ke dalam wilayah Kerajaan Saudi.

Itu demi memutus rantai penularan virus Corona dan berlaku efektif sejak 3 Februari 2021.

Negara-negara yang warganya dilarang masuk Arab Saudi adalah Argentina, Uni Emirat Arab (UEA), Jerman, Amerika Serikat, Indonesia, India, Jepang, Irlandia, Italia, Pakistan, Brasil, Portugal, Inggris, Turki, Afrika Selatan, Swiss, Konfederasi Swiss, Prancis, Lebanon dan Mesir.

 Larangan tersebut mengecualikan warga negara Arab Saudi, juga diplomat asing, praktisi kesehatan, dan keluarga mereka.

Larangan masuk Arab Saudi itu juga berlaku bagi warga dari negara di luar daftar itu namun melakukan kunjungan ke 20 negara tersebut dalam 14 hari terakhir.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi melaporkan saat ini ada penambahan 12 kasus kematian akibat Covid-19 sehingga total korban meninggal menjadi 6.858 orang.

Selain itu, dilaporkan adanya 1.028 kasus baru, sehingga totalnya menjadi 408.038 penderita virus Corona. Dari jumlah itu 9.818 di antaranya kasus aktif.

Dari penambahan kasus harian baru virus Corona di Arab Saudi, sebanyak 431 kasus Covid-19 berada di Riyadh, 220 di Mekkah, 157 di Provinsi Timur, dan sisanya sebanyak 45 kasus di Madinah. (*)

Artikel ini telah tayang di detik.com dengan judul 'Saudi Airlines Buka Penerbangan Internasional Lagi, tapi Tidak untuk Indonesia' https://travel.detik.com/travel-news/d-5542501/saudi-airlines-buka-penerbangan-internasional-lagi-tapi-tidak-untuk-indonesia